Showing posts with label kyoto. Show all posts
Showing posts with label kyoto. Show all posts

Friday, July 18, 2008

Oct, 2007
LEBARAN DENGAN GEISHA ???

Meeting kali ini jadwalnya hepi, karena nyambung Lebaran.
Lebih hepi lagi karena bisa jalan bareng suami tercinta menjelajah negeri Sakura.
Setelah begitu seringnya ninggalin dan ditinggalin suami, rasanya saat itu ketiban durian runtuh bisa punya waktu buat jalan2 berduaan.
Ditambah pula, milleageku cukup buat dapet tiket Spore – Jepang pp. Malahan mestinya cukup juga buat tiket Jakarta – Jepang pp (milleage yg diperluin sama aja), tapi berhubung pas peak season, tiket Jakarta – Sporenya fully booked. Tapi lumayan buanget tooo, tinggal cari tiket Jakarta-Spore. Malahan bisa lewat Batam pula, jadi fiskalnya bisa lebih murah lagi. Hepi kaaann? :-).


Walau sempet deg2an karena visa sudah di tangan tapi tiket Jakarta – Tokyo nya masih waiting list, malah jadi keberuntungan, karena dengan milleage yang sama, Daru bisa ubah flightnya jadi Jakarta – Kyoto dan pulang dari Tokyo. Jadi kita malah punya kesempatan untuk mengunjungi Kyoto - yang kata temen lebih cantik dari Tokyo. Tiket buat Daru udah oke, tinggal cari2 tiket buat aku pp dari Tokyo ke Kyoto deh, karena sebelumnya aku meeting dulu di Tokyo.
Setelah browsing2 dan itung2, ternyata kali ini lebih murah ambil Shinkansen Tour dari Sunrise (
www.japanican.com) : Free Plan Kyoto 3 days by Hikari Super Express Early Rise Type A, udah termasuk tiket Shinkansen Hikari Tokyo – Kyoto pp plus nginep di Karasuma Hotel Kyoto 2 malam. Lebih murah dibanding beli tiket & hotel sendiri2, bahkan lebih murah dibanding kalau pakai hostel2 backpacker. (sstttt, sebenernya kalo mau lebih murah lagi, bisa sih pakai kereta biasa – tapi 7 jam lebih lama dibanding Shinkansen dan perlu beberapa kali pindah kereta).
Berhubung kita pulangnya dari Tokyo, mesti booking hotel di Tokyo juga 1 malam.
Beda dengan tahun sebelumnya, ternyata kalau berdua, lebih murah nyewa hotel dibanding dengan hostel backpacker yang untuk sekamar berdua. Tapi mesti rajin buka semua web untuk mbandingin mana yang paling murah loo… Dan setelah banding2, kali ini hotel yg paling decent, tinggal jalan kaki dari subway & dg harga murah ditawarkan oleh Rakuten travel : Hotel Mercury, Asakusabashi, Tokyo.
All set, ready to go! Japan…. We’re coming!

DAY 1 : DEG-DEGAN

Gimana ga deg2an? Aku belum pernah ke Kyoto. Daru belum pernah ke Jepang. Tapi kita janjian di Kyoto. Jelas ga sama dibanding kalo kita mau janjian ketemu di Senayan City. Sejak telpon n smsan ama Daru sebelum dia naik pesawat dan selama 2.5 jam di kereta, aku deg2an : Daru bisa nemu bis dari Osaka airport ke Kyoto ga ya? Hotelnya susah dicari ga ya? Yang penting lagi : hari ini bisa ketemu ga ya? Gelisah rasanya....


Meski begitu, perjalanan dari Tokyo – Kyoto cukup menyenangkan. Keretanya cantik, mulus, cepet, pemandangan kanan kiri indah, apalagi ditambah dg harap2 bisa ngelihat gunung Fuji di pertengahan jalan – bahkan dibelain berdiri di pertengahan gerbong demi mengintip dari jendela kanan (aku dapet tempat di sebelah kiri) pas2 mendekati daerah –yang kata kondekturnya- bisa lihat gunung Fuji kalo cuacanya cerah. Ga berapa lama, wah... itu ada gunung – puncaknya ga keliatan sih – tapi kalo dari waktunya sih mestinya ya itu ya ... (saking tepat waktunya, kondekturnya bisa tau kira2 berapa menit dari Tokyo kita bisa lihat gunung itu) Langsung deh...jepret ... jepret ... jepret.... Ga berapa lama kondekturnya lewat & aku tanya „itu gunung Fuji bukan?“










Oo, ternyata bukaaaaaannnnnnnn....!!! Hiks!! Dia nunjukin tempat dimana seharusnya aku bisa ngelihat gunung Fuji, tapi yang kelihatan cuma awan putihnya sajaaaaaa..... ternyata cuaca hari itu tidak cukup cerah untuk bisa ngeliat gunung Fuji. Akhirnya aku kembali ke tempat dudukku & kembali cemas : bisa ketemu Daru ga ya???

Ternyata pilihanku tidak salah. Hotelnya ga susah dicari. Aku tinggal naik subway dari Kyoto Stasiun, turun di … (lupa :-)), n tinggal jalan kaki 5 menit. Di depan hotel, ada Starbuck yg gede. Tapi Daru belum keliatan juga. Cemaaaassss….
Setelah 1 jam kemudian, ada pria ganteng, tinggi, gelap masuk ke hotel. Waaa, pasti dia! Ga mungkin orang jepang kan? :-). Hepiiiii deh, akhirnya bisa ketemuan!

DAY 1 : JALAN DIKIT AAAH… (KINKAKU-JI, NIJO CASTLE, GION)
Ga mau buang waktu, abis mandi2 di hotel – jam 1 an kita makan sandwich di Starbuck, trus mulai menjelajah. Setelah tanya2 resepsionis, ternyata lebih enak jalan2 pakai bis keliling kota dibanding naik subway. Gampang dapetnya, ga usah jalan jauh keluar masuk stasiun, lebih murah, dan bisa puas liat-liat keadaan kota – sambil nentuin tempat mana aja yang perlu dikunjungi. Apalagi kalo beli daily ticket, cukup 500 Yen bisa untuk naik turun bis seharian sepuas2nya (1 way tiket 120 Yen).

Pertama kali yang kita kunjungi :
KINKAKU-JI (GOLDEN PAVILLION)
Tempatnya sekitar 30 menit naik bus dari hotel. Enaknya di Kyoto, jalan2nya ga membosankan karena banyak temple2 cantik yang dilewati, termasuk Nijo Castle yg masuk dalam wish list kita. Kinkaku-Ji ini adalah the MOST FAMOUS temple di Kyoto. Taman Jepangnya cantik2, apalagi ditambah dengan Golden Pavillion yang berdiri megah dikelilingi danau.

NIJO CASTLE
Letaknya di tengah2 antara hotel & Kinkaku-ji, cukup 15 menit naik bus dari hotel. NIJO-JO atau Nijo Castle ini dibangun sekitar th 1603 buat official Kyoto residence-nya Shogun Tokugawa I, Ieyasu. Meski towernya pernah tersambar petir & runtuh dan Honmaru palacenya pernah terbakar, setelah restorasi, castle ini didonasikan untuk City of Kyoto th 1939 & terbuka untuk publik. Istana indah ini dinyatakan sebagai UNESCO World Heritage Site th 1994. Yang menarik, lantai di Ninomaru Palace-nya didesain sedemikian rupa sehingga sepelan apapun kita jalan, udah jingkat2 berlagak kaya ninja-pun, lantainya bunyi „Kriyet...Kriyet...“.

GION :
Daerah Gion ini terkenal dg Geisha-nya. Di jalan besarnya banyak toko2 & pas di pertigaan Gion, ada temple yang bagus. Sayang gerbangnya lagi direnov. Soalnya di potonya keliatan megah n cantik sekalii… Di salah satu gang, ada daerah rumah2 tua tempat2 tea house seperti di Memoirs of Geisha. Sayang, aku ga nemu area tea house yang dipakai shooting film itu & ga ketemu barang 1 geishapun di jalan. Padahal sudah berharaaaappppp….. :-).

DAY 2 : DORA (DarOe - RAney) THE EXPLORER

Udah jauh2 sampai di Negara orang, tentu saja sayang kalo waktunya dipakai molor kaan... Jadi pagi2 itu kita udah ciao naik bis ke Kyoto Stasiun. Loh, udah mo balik? Bukaaaannn... tapi mo beli tiket Shinkansen yg ke Tokyo buat Daru. Untung di sana bukan peak season, jadi bisa dapet yg sebelahan ama punyaku. Ga lucu kan kalo berangkat sendiri2, ke Tokyonya pun sendiri2…hehe…
Hari ini kita udah bikin acara : SANJUSANGENDO, KYOTO NATIONAL MUSEUM, KYOMIZUDERA, GINKAKU-JI, KYOTO IMPERIAL PALACE. Waaaa… serunyaaaaa…. Mari ikuti petualangan kita :

SANJUSANGENDO (Rengeo-in Temple)
Aku bener2 tertarik untuk ke tempat ini karena pengen liat 1001 Patung2 Budha yang bersepuh emas seperti di internet2 itu. Keren banget kayanya, mengingatkan Teracotta Warriors di Xian (-ini impian kedua yg belum jadi kenyataan-). Dan memang, di sebuah Japanesse Temple dari kayu yang panjaaaaaaannng banget itu, hampir dari ujung ke ujung ruangannya penuh dengan barisan 1001 Patung2 Budha Emas itu dengan 1 patung Budha besar di tengah2nya. Patung2 Budhanya keren banget dg tangannya yg banyak spt Ganesha itu ditambah dg lingkaran sinar bersepuh emas … berderet2… Patung itu dibuat dr kayu cypress, 124 buah di abad XII & sisanya 876 buah di abad XIII. Selain itu juga ada patung The Thunder God & The Wind God yang walo agak2 nyeremin tampangnya, tapi kelihatan Powerful! Temple ini juga jadi ajang lomba panah dari jaman dahulu. Dan serunya, yang ikut panahan itu gadis2 yang cantik jelita. Ga heran kan, kalo sasaran panahnya 120 m, temple ini harus sering direnovasi karena tiang2nya banyak yang bolong2 sama panah nyasar! Hehehe…

KYOTO NATIONAL MUSEUM
Sepintas bangunannya kaya gabungan Pantheon ama Musee D’Orsay. Tamannya luas dg air pancur besar di tengah2, dan museumnya sendiri sarat dg barang2 prasejarah & sejarah Jepang. Serunya, hari itu pas ada pameran “Noh Theatre/Kabuki”, jadi asik banget liat Topeng2 n kostum2 yg dipakai di Kabuki2 itu…. Sayang, budget masih belum cukup buat nonton Theatre benerannya…ihik.

KYOMIZUDERA
Waktu di pesawat menuju Tokyo, aku duduk di sebelah lawyer muda asal Atlanta (n ngganteng pula…:-)) yang ditugasin utk kerja di Tokyo 3 tahunan. Ga kaya lawyer2 di Ally McBeal yg serius2, John ini gayanya cuek banget dg sandal jepit & celana pendeknya yg membuat aku tersadar kalo aku bakalan salah kostum di Tokyo (karena aku bawa coat panjang untuk Winter sodara2! ) Nah, si John ini gaya ceritanya asik banget & dia banyak kasi tips2 tempat2 mana aja yang mesti dikunjungi, baik di Kyoto maupun di Tokyo. Beda dg di internet2 yg memberi kesan Kinkaku-ji itu yg paling keren di Kyoto, dia bilang Kyomizudera jauh lebih OK, jauh lebih keren & banyak yg bisa dilihat. Untuk itulah, akhirnya aku n Daru mutusin untuk kasi waktu agak lamaan di tempat ini. Dan benar sodara2, walopun kaki lumayan pegel karena kita musti nanjak beberapa ratus meter dari jalan utama ke Temple itu, hati riang gembira krn banyak toko souvenir lucu2 di sepanjang jalan (waaaaaaa…. Jiwa Sophaholic-ku mulai meronta-ronta melihat Boneka2 washi yang cantik2, bakiak2 lucu, kimono, kipas, samurai, kaos2, Boneka2 lagi…. huaaaaaa…. lutunaaa!). Selain itu, ada Bapao bak yang hangat2 yummy!!! Asyik kaaan… Sampai di gerbang merahnya kita udah mulai terpana…. Cantiiiiiikkkkk!!!!! Pegunungan2 hijau, Tower & temple merah, dan makin naik, mulailah kelihatan bangunan utama yg dari kayu itu terpancang megah beratus meter di atas sebuah bukit. Speechless!!!
Puas menikmati kota Kyoto dari ketinggian, semangkuk ramen sudah menunggu untuk menghangatkan perut yang mulai kukuruyuk ini, dan memberi semangat baru untuk BELANJA!!!! Boneka2 cantik, I’m comiiiinnnnnggggg!!!!!

GINKAKU-JI (Silver Pavillion)
Tempat ini “kembaran”nya Kinkaku-Ji yang kita sambangi di hari sebelumnya. Jadi tidak boleh dilewatkan. Tapi temans, kalau satu masa nanti kalian mau ke Kyoto, harap diingat, jangan menggabungkan Kyomizudera dg Ginkaku-Ji di satu hari. Apalagi setelah “naik-naik ke Puncak Kyomizu”, disambung blanja-blanji, kita langsung ke Ginkaku-Ji. Rontok!!! Walo begitu, tetap SEMANGAT!!! Apalagi karena di sepanjang jalan banyak “pajangan” yang menggoda hati juga… hehehe.. Dasar Shopaholic! (Daru udah ngelus2 dada aja…ngeliat mata istrinya yg berbinar-binar melihat semua pernik unik yang imut2 itu) Beda dg Kinkaku-ji, Ginkaku-ji ini dikelilingi oleh danau pasir, yang ditata cantik sekali dg “Gunung Pasir Fuji” di salah satu pojoknya. Ga kebayang gimana mempertahankan bentuknya … apa disisir tiap hari ya? Gimana kalo hujan ya? Gunungnya jadi berkawah2 ga ya? Huah… ko malah pusing. Mendingan “hiking” lagi ke atas & menikmati pemandangan Temple ini dari atas bukit. Cantiknyaaaaaa…….

KYOTO IMPERIAL PALACE
Maksud hati mau menghemat kaki, tapi apa daya malah NYASAR!!! Gara2 rada sok tau naik bisnya n turun haltenya, ternyata jalan yg kita pilih menuju Kyoto Imperial Palace itu serasa ga ada ujungnya. Waduh!!! Ko di peta kayanya deket yaaaa???? Setelah hampir2 putus asa, mulailah tampak salah satu ujung tembok pagar istananya. Jadi semangat deh... Tapiii....ternyata... istananya itu... Luaaaaaasssssss bangeeeeettttt..... Haiyaaaaa... pegeeeeellll.... Jalanannya yang berpasir membuat kaki susah banget buat diseret. Tapi taman2nya menggoda hati untuk hanya sekedar menggelar koran n piknik di bawah kerindangan pohon2 itu. Akhirnya sampai jugalah kita di Bangku Terdekat, untuk selonjoran kaki & menikmati Pintu Gerbang yang Saking Tertutupnya, kita ga punya bayangan bentuk Istananya itu kaya apa! Hehehe... emang musti bikin appointment sih, kalo mau masuk. Nasib...

Mc Donald
Huah… kaki pegal, badan kedinginan, perut lapar, memang cocoknya disumpal dengan segenggam kentang goreng dan burger. Dan menyeruput cola sambil ongkang-ongkang kaki. Sebelum menyiapkan diri untuk jalan (Lagiii!!! L) dan mencegat bis untuk kembali ke hotel. Tapiii…meskipun cape, kaki pegal, hati kita riang gembira dengan petualangan kita hari ini. Seru!!! Dan diam2 Daru pun bertanya “ Yang, sedia Fatigon Spirit ga?” hehehe….