3 April 2006
Ada yang bilang "Roma tidak dibangun dalam sehari. Jadi tidak cukup kalau jalan keliling Roma cuma sehari". Tapi, bukannya tidak mungkin. Berbekal peta pemberian hostelku, aku jalan kaki dari Pensione Giamaica deket Termini Stazione ke Colloseum. Berhubung sudah diperingatkan banyak orang, termasuk pemilik hostel yg notabene orang Itali juga, kalo di Roma tu banyak copet & rampok, aku cuma berbekal kamera, aqua, n duit2 yg diselipkan di kantong2 jaketku. Segala passport, tiket, dll ditinggal di hostel aja.
It only takes 20 by walk to get Colloseo. Begitu sampai sana, wuaahh... kereeenn!!! Amphiteater yg terkenal dg Gladiator fight & katanya muat 75.000 orang itu berdiri megah, meski udah beberapa kali rusak kena banjir, gempa, kebakaran... Dan hari itu aku beruntung, karena tiket masuk free & tidak perlu antri panjang. Dari atas colloseum, kita bisa lihat Arch of Constantine, yg mirip dg Arch de Triomphe-nya Paris (emang modelnya dari sini bukan? ) Di sekitar Colloseo, kita bisa lihat Golden House of Nero, Palatine Hill, & Roman Forum. Nyebrang 5 menit, kita bisa menikmati bangunan jaman kejayaan kaisar2 Roma dulu di Roman Forum. Dan di ujung Forum, kita bisa lihat Piazza Venezia & Trajan's Forum.
Dari Piazza Venezia, perlu sekitar 30 menit untuk sampai Pantheon. Ex pagan temple yg dibangun Agrippa 27 BC ini dibangun kembali oleh Emperor Hadrian 120 AD & dijadikan gereja sejak 600 AD sampai sekarang. Kabarnya Michelangelo mempelajari kubah Pantheon ini untuk merancang dome-nya Basilica St. Pietro.
Jalan ke Roma, tidak lengkap tanpa ke Fotana di Trevi & melemparkan koin ke dalamnya. "Throw one coin over your shoulder for a quick return to Rome , two for a fling with an Italian, and three to marry an Italian!" Jadi meski rada nyasar2, ketemu juga tempatnya. Ramenya minta ampun dan ga segede yg aku bayangin. Cuma asik juga disana, duduk2 sambil menikmati percikan air & makan gelati. Sluurrpp...
Tujuan terakhir sore itu Piazza di Spagna (Spanish Step). Di sinilah tempat yang paling terkenal untuk "ngeceng & mejeng". Segala turis tumplek disana, cuma sekedar duduk2 di tangga atau belanja ke butik2 tersohor yg ada disekitarnya. Di atas tangga belakang, kita bisa lihat Villa Medici.
Berhubung kaki sudah teler (dari jam 12.30 sampai jam 19.30), pulangnya naik Metro saja...
catatan kaki : Sebelum ke Trevi, dari Pantheon baiknya mampir dulu ke Piazza Navona. Dan katanya Trevi lebih cantik dilihat pas udah agak malam dg lampu2nya. Lebih dari itu, akan lebih asik kalo jalan2 bersama teman... apalagi suami tercinta :-)
Tuesday, September 09, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment