

Chester adalah kota kecil, sekitar 1 jam naik kereta dari Manchester ke arah North Wales.
Kotanya sudah tua dan kaya dengan historynya. Di sana kita bisa mengelilingi tembok Romawi (Roman Walls) yang katanya "the most complete set of City Walls in UK" dan bisa melihat Roman Amphitheatre yang katanya "the largest uncovered Roman Amphitheatre in the country. Beneran uncovered, baru lingkaran paling atasnya yang kegali. Lain2nya masih diteliti dan akan digali.
Walaupun kecil dan tua, kotanya termasuk cantik dengan bangunan2 tua dari kayu, cathedral tua plus jeritan tupai2, sungai dan burung2. Cantik. Unik.
Saking tuanya, kota ini terkenal sebagai the most haunted city in England.
Maka dari itu, sebagai bagian dari acara team building di meetingku, acaranya adalah Ghost Tour. Beneran! Tour Hantu-Hantu...
Udah keder aja dan ngebayangin yang nggak-nggak.
Tournya digelar dari jam 7 malam sampai selesai. Kita jalan kaki keliling kota, dingin2 berangin, rada2 gelap dan spooky, singgah2 ke tempat2 berhantu dan diceritain kisah2 hantu di tempat2 itu.
Ada kisah calon pengantin yang pas berdandan dan membayangkan indahnya pernikahan, hidup saling mencinta, tiba2 dapat surat yang bilang kalau mempelai prianya tidak bisa menikahi dia dan pergi. Dia langsung gantung diri komplit dengan baju putih dan kerudungnya dan menghantui tempat itu. Sampai sekarang, tempat itu ga ada yang berani meninggali. Sampai dibuat kontes barangsiapa berani tinggal di situ 2 jam, dapat 100 Pounds; tapi ga ada yang menang.
Ada juga hantu pembantu yang clumsy n suka mecahin piring. Dulu, ceritanya pembantu ini mengabdi di keluarga terkenal di kota ini. Masih muda dan clumsy sekali, suka mecahin piring. Saking ga sabarnya, nyonya rumah mengusir pembantu ini di malam dingin bersalju. Pembantu ini menangis dan menggedor2 pintu minta diijinkan masuk, karena dia ga punya tempat untuk berteduh, tapi sang tuan rumah tidak peduli. Keesokan harinya pembantu ini ditemukan mati kedinginan di depan pintu dan sejak hari itu, di rumah ini sering terdengar bunyi pecahan piring di malam hari.
Yang cukup seram adalah hantu di deket rivernya situ. Kisah ini terjadi tahun 1800an, jadi jaman2 kita SD dulu tuh. Pada waktu itu ada orang yang didakwa bersalah dan dijatuhi hukuman gantung di lapangan, disaksikan banyak orang. Orang ini tidak merasa bersalah, sehingga walaupun kakinya sudah dipasangi pemberat, dia berusaha melarikan diri melintasi kerumunan orang yang menonton. Dia lari terus sampai sungai dan berusaha berenang ke seberang. Karena kakinya dipasangi pemberat, di tengah2 dia tenggelam. Hanya, sang algojo, merasa tugasnya adalah menggantung pria ini, masuk ke dalam sungai, menarik jenazah pria ini dan menggantungnya dalam kondisi yang mengerikan. Setelah digantung, jenazah pria ini dan orang2 lain yang digantung itu dimasukkan ke mobil untuk dikubur di sebelah kiri pekarangan gereja (katanya kalo yang sebelah kiri gereja itu untuk orang2 yang berdosa & tidak akan diberkati). Tapi di tengah2 jalan, mobil ini oleng, dan semua mayat itu keluar ke jalanan. Saking ngerinya kejadian itu, hukuman gantung di kota ini dihapuskan, tapi hantu sang pria sering muncul dalam bentuk tangan yang menggapai2 dari dalam sungai. Fiuh! Jadi merinding...
Tempat yang serem waktu itu menurutku di gereja deket Amphitheatre. Di pintunya ada peti mati yang dipajang berdiri. Peti itu yang dipakai untuk memindahkan jenazah dari rumah ke gereja untuk dimakamkan. Yah gimana ga serem, lha ke situ pas udah gelap2, ditunjukinnya pake senter pula, anginnya dingin pula.
(yang jelas, sepanjang jalan daku berdoa dalam hati...semogaaa aja ga ada penampakan...hehehe)
Kotanya sudah tua dan kaya dengan historynya. Di sana kita bisa mengelilingi tembok Romawi (Roman Walls) yang katanya "the most complete set of City Walls in UK" dan bisa melihat Roman Amphitheatre yang katanya "the largest uncovered Roman Amphitheatre in the country. Beneran uncovered, baru lingkaran paling atasnya yang kegali. Lain2nya masih diteliti dan akan digali.
Walaupun kecil dan tua, kotanya termasuk cantik dengan bangunan2 tua dari kayu, cathedral tua plus jeritan tupai2, sungai dan burung2. Cantik. Unik.
Saking tuanya, kota ini terkenal sebagai the most haunted city in England.
Maka dari itu, sebagai bagian dari acara team building di meetingku, acaranya adalah Ghost Tour. Beneran! Tour Hantu-Hantu...
Udah keder aja dan ngebayangin yang nggak-nggak.
Tournya digelar dari jam 7 malam sampai selesai. Kita jalan kaki keliling kota, dingin2 berangin, rada2 gelap dan spooky, singgah2 ke tempat2 berhantu dan diceritain kisah2 hantu di tempat2 itu.
Ada kisah calon pengantin yang pas berdandan dan membayangkan indahnya pernikahan, hidup saling mencinta, tiba2 dapat surat yang bilang kalau mempelai prianya tidak bisa menikahi dia dan pergi. Dia langsung gantung diri komplit dengan baju putih dan kerudungnya dan menghantui tempat itu. Sampai sekarang, tempat itu ga ada yang berani meninggali. Sampai dibuat kontes barangsiapa berani tinggal di situ 2 jam, dapat 100 Pounds; tapi ga ada yang menang.
Ada juga hantu pembantu yang clumsy n suka mecahin piring. Dulu, ceritanya pembantu ini mengabdi di keluarga terkenal di kota ini. Masih muda dan clumsy sekali, suka mecahin piring. Saking ga sabarnya, nyonya rumah mengusir pembantu ini di malam dingin bersalju. Pembantu ini menangis dan menggedor2 pintu minta diijinkan masuk, karena dia ga punya tempat untuk berteduh, tapi sang tuan rumah tidak peduli. Keesokan harinya pembantu ini ditemukan mati kedinginan di depan pintu dan sejak hari itu, di rumah ini sering terdengar bunyi pecahan piring di malam hari.
Yang cukup seram adalah hantu di deket rivernya situ. Kisah ini terjadi tahun 1800an, jadi jaman2 kita SD dulu tuh. Pada waktu itu ada orang yang didakwa bersalah dan dijatuhi hukuman gantung di lapangan, disaksikan banyak orang. Orang ini tidak merasa bersalah, sehingga walaupun kakinya sudah dipasangi pemberat, dia berusaha melarikan diri melintasi kerumunan orang yang menonton. Dia lari terus sampai sungai dan berusaha berenang ke seberang. Karena kakinya dipasangi pemberat, di tengah2 dia tenggelam. Hanya, sang algojo, merasa tugasnya adalah menggantung pria ini, masuk ke dalam sungai, menarik jenazah pria ini dan menggantungnya dalam kondisi yang mengerikan. Setelah digantung, jenazah pria ini dan orang2 lain yang digantung itu dimasukkan ke mobil untuk dikubur di sebelah kiri pekarangan gereja (katanya kalo yang sebelah kiri gereja itu untuk orang2 yang berdosa & tidak akan diberkati). Tapi di tengah2 jalan, mobil ini oleng, dan semua mayat itu keluar ke jalanan. Saking ngerinya kejadian itu, hukuman gantung di kota ini dihapuskan, tapi hantu sang pria sering muncul dalam bentuk tangan yang menggapai2 dari dalam sungai. Fiuh! Jadi merinding...
Tempat yang serem waktu itu menurutku di gereja deket Amphitheatre. Di pintunya ada peti mati yang dipajang berdiri. Peti itu yang dipakai untuk memindahkan jenazah dari rumah ke gereja untuk dimakamkan. Yah gimana ga serem, lha ke situ pas udah gelap2, ditunjukinnya pake senter pula, anginnya dingin pula.
(yang jelas, sepanjang jalan daku berdoa dalam hati...semogaaa aja ga ada penampakan...hehehe)

2 comments:
ney, kok cerita pengantin wanita yang ditinggalin ma mempelai cowo itu mirip bgt ma film kartunnya ya? tp aku lupa judulnya...
Oya? ato jangan2 sebenernya tour guide-nya pun terinspirasi oleh film kartun itu? :-)
Post a Comment